“Pemerintah akan mengenakan tarif pajak lebih besar kepada para karya-wan/pegawai yang belum memiliki nomor pokok wajib pajak (NPWP) Terhitung mulai 1 Januari 2009, Direktorat Jenderal Pajak akan mengenakan PPh Pasal 21 dengan tarif lebih tinggi 20% dari tarif normal.”
Penggalan berita yg didapat dari situs pajak.go.id tapi sayang ketika mau lihat lebih detail malah error..
t gimana sie masa ndak ada yg maintenance websitenya.. huhu
Sekarang sedang urus pembuatan NPWP, sebelumya sudah pernah registrasi pd tgl 9 September 2009 tapi sayangnya blom sempet registrsasi ulang ke KPP yg bersangkutan..
Akhirnya sekarang putuskan untuk buat lagi.. (tapi emang blom rezeki kali yah.. ) fasilitas Elektronik Registration ( e-Registration )yang di fasilitasi oleh direktorat pajak sedang dalam maintenance server … Sekarang Udah Bisa…
oia sekedar info saja.. tadi saya telp ke KPP yg bersangkutan. (KPP terdaftar) saat saya melakukan e-regristation dulu.. saya bilang ke CS nya (Mohon maaf saya tidak sempat registrasi ulang karena waktu dan tempat yg terlalu jauh) lalu CS tersebut bilang ke saya bahwa untuk mengirim berkas dokumen yg dibuat melalui e-registration bisa dikirim melalui kantor POS (tujukan saja di KPP terdaftranya)
wah.. sepontan saya pun merasa senang atas informasi tersebut. Nanti kartu NPWP kita akan dikirim juga menggunakan kantor POS..